Prediksi Penyakit Diabetes Mellitus Menggunakan Algoritma Klasifikasi Voting Feature Intervals 5

Main Article Content

Muhammad Zulfansyuri Siambaton
Corresponding Author:
Muhammad Zulfansyuri Siambaton | zulfansyuri@ft.uisu.ac.id

Copyright (C):
Muhammad Zulfansyuri Siambaton

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit berbahaya yang menjadi penyebab kematian terbesar keempat di dunia. Penyandang DM terus meningkat sekitar 7 juta jiwa setiap tahun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh perubahan pola hidup sehari-hari seperti kurangnya aktivitas, kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi lemak, karbohidrat dan faktor keturunan. Akibat kebiasaan tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat sehingga menimbulkan komplikasi diantaranya adalah penyakit jantung, ginjal, hati, dan gangguan pada pencernaan yaitu dyspepsia. Penyakit dyspepsia memiliki gejala yang mirip dengan DM sehingga pada penelitian ini dijadikan sebagai penyakit untuk diagnose pembanding. Penerapan algoritme VFI 5 pada data pasien mampu memberikan hasil prediksi yang baik dengan menghasilkan akurasi rata-rata 90% dilakukan berdasarkan validasi silang dengan 3-fold. Hasil dari selang pelatihan pada algoritme VFI5 5 menyatakan bahwa penyakit DM dan dyspepsia memiliki gejala yang mirip, sehingga bagi orang awam sulit untuk membedakan kedua penyakit tersebut tanpa melakukan uji laboratorium.

Keyword: diabetes mellitus, dyspepsia, voting feature intervals 5, 3-fold cross validation, klasifikasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
SIAMBATON, Muhammad Zulfansyuri. Prediksi Penyakit Diabetes Mellitus Menggunakan Algoritma Klasifikasi Voting Feature Intervals 5. REMIK (Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer), [S.l.], v. 5, n. 1, p. 111-116, oct. 2020. ISSN 2541-1330. Available at: <http://jurnal.polgan.ac.id/index.php/remik/article/view/10752>. Date accessed: 30 oct. 2020. doi: https://doi.org/10.33395/remik.v5i1.10752.
Section
Articles
* Abstract viewed = 0 times PDF downloaded = 0 times *