https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/issue/feed Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) 2022-03-08T14:11:50+07:00 Surya Hendraputra info@polgan.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) </strong>adalah Jurnal Ilmiah Nasional. Jesya terbit dua kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Februari dan Aguetus. Juripol bertujuan untuk mempromosikan penelitian di bidang Ekonomi, Bisnis dan Hukum yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas tentang informasi terbaru tentang Ekonomi Bisnis dan Hukum. Makalah yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal dan Asosiasi. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli, hasil penelitian yang dipublikasikan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan direview oleh rekan kerja. Artikel yang dikirim ke jurnal Juripol tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti gaya penulisan yang disediakan oleh Juripol dan harus direview dan diedit.</p> <p>Juripol di publikasikan oleh <strong>LLPM Politeknik Ganesha Medan</strong>, sebuah perguruan tinggi di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.</p> <p><strong>E- ISSN: </strong><a href="http://u.lipi.go.id/1511253525"><strong>2599-1787</strong></a> (Indonesian | LIPI)<strong> | P-ISSN: </strong><a href="http://u.lipi.go.id/1511257296"><strong>2599-1779</strong></a>(Indonesian | LIPI)<strong> | DOI Prefix: 10.33395</strong></p> <p><strong>E- ISSN: </strong><a href="http://u.lipi.go.id/1511253525"><strong>2599</strong><strong>-1787</strong></a> (International)<strong> | P-ISSN: </strong><a href="http://u.lipi.go.id/1511257296"><strong>2599-1779</strong></a><strong> </strong>(International)</p> https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11301 ASPEK HUKUM SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI 2022-02-14T14:07:31+07:00 Anto Mutriady antomutriady@gmail.com <p>Sebagai lembaga keuangan non-bank, koperasi memerlukan serangakaian prosedur yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha. Salah satu risiko pada umumnya adalah pembiayaan pada mitra usaha/calon mitra. Untuk menghindari aspek risiko maka koperasi harus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam melakukan pembiayaan pada mitra/calon mitra. Prinsip kehati-hatian adalah suatu asas atau prinsip yang menyatakan bahwa dalam menjalankan fungsi dan kegiatan usahanya wajib bersikap hati-hati (prudent) dalam rangkat melindungi dana masyarakat yang dipercayakan kepada koperasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Regulasi atau aturan hukum dibidang perkoprasian khususnya koperasi sudah mengakomodir penerapan prinsip kehati-hatian dalam peraturan pembiayaan koperasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif empiris dengan metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Undang-Undang, Pendekatan Sosiologi. Setelah itu melalui beberapa tahapan, maka dapat diketahui bahwa penelitian ini dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan penarikan kesimpulan dengan cara induktif. Prinsip koperasi syariah berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tetang Perkoprasian yaitu bahwa: Koperasi simpan pinjam wajib menerapkan prinsip kehati-hatian, Dalam memberikan pinjaman, koperasi simpan pinjam wajib mempunyai keyakinan atas kemampuan dan kesanggupan peminjam untuk melunasi pinjaman sesuai dengan perjanjian, Dalam memberikan pinjaman, koperasi simpan pinjam wajib menempuh cara yang tidak merugikan keporasi simpan pinjam dan kepentingan penyimpan, Koperasi simpan pinjam wajib menyediakan informasi mengenai kemungkinan timbulnya resiko kerugian terhadap penyimpanan</p> 2022-02-14T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11302 PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BIRO PERLENGKAPAN DAN ENGELOLAAN ASET PROVINSI SUMATERA UTARA 2022-02-14T14:14:33+07:00 azizah hanum azizahhanum484@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh komunikasi terhadap efektivitas kerja pegawai Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sumatera Utara dan untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi efektivitas kerja pegawai Badan Koordinasi Penyuluhan, Perikanan dan Kehutanan Sumatera Utara. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah mengolah data yang didapatkan dari hasil angket dan kemudian hasil penelitian ini akan diolah sedemikian rupa menggunakan analisis korelasi <em>product moment</em>. Kemudian dilakukan pengujian terhadap setiap variabel dengan membandingkan nilai t hitung dengan nilai t <em>table </em>sesuai dengan tingkat signifikansi yang digunakan.</p> <p>Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan rumus korelasi <em>produk momen</em>, diperoleh korelasi sebesar 0,758, sedangkan nilai korelasi dalam tabel adalah 0,374. Dengan demikian hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya, sebab 0,758 &gt; 0,374. Berarti dalam penelitian ini ditemukan bahwa komunikasi berpegaruh terhadap efektivitas kerja pegawai pada Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sumatera Utara. Dan dari hasil pengujian dengan menggunakan uji t, diperoleh nilai t (hitung) adalah 5,928. Sedangkan nilai t (tabel) adalah 2,056 (taraf signifikan 0,05 dan dk = n-2, 28-2 = 26 yaitu t (tabel) = 0,05, (28) = 2,056. Jadi nilai t (hitung) lebih besar daripada t (tabel) atau 5,928 &gt; 2,056. Dengan demikian hipotesis yang dirumuskan dapat diterima kebenarannya, yakni adanya pengaruh yang bermakna antara &nbsp;komunikasi dengan efektivitas kerja pegawai</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11303 PERANAN SUMPAH SEBAGAI ALAT BUKTI DI DALAM PROSES PERDATA 2022-02-14T14:21:13+07:00 daud daud daudsh25@gmail.com <p>Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sumpah merupakan alat bukti yang mengikat dan sempurna dalam pemeriksaan perkara perdata di sidang pengadilan dan apakah sumpah merupakan alat bukti dalam pemeriksaan perkara perdata di sidang pengadilan. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan: 1. Pengakuan yang merupakan bukti yang mengikat dan sempurna adalah pengakuan yang dilakukan di muka sidang pengadilan. Pengakuan ini harus diucapkan di muka hakim oleh tergugat sendiri atau oleh seorang yang khusus dikuasakan untuk itu. Pengakuan yang dilakukan di muka hakim itu, tidak boleh ditarik kembali kecuali apabila dapat dibuktikan bahwa pengakuan itu telah dilakukan sebagai akibat dari suatu kekhilafan mengenai hal-hal yang terjadi. Jadi pengakuan yang dikemukakan di sidang pengadilan itu mempunyai kekuatan pembuktian yang lengkap terhadap yang mengemukakan, dan merupakan bukti yang menentukan. Oleh karena itu, apabila ada salah satu pihak yang mengaku, maka hakim harus mengaggap pengakuan itu sebagai benar, dan hal ini akan membawa akibat tidak perlu dibuktikan lebih lanjut tentang tuntutannya yang telah diakui tadi. 2. Sumpah yang merupakan alat bukti dalam perkara perdata adalah: Sumpah yang oleh pihak yang satu diperintahkan kepada pihak lawan untuk menggantungkan putusan perkara kepadanya, yang dilakukan secara lisan dihadapan lawan dan di depan hakim dalam persidangan yang sedang berlangsung, yang disebut sumpah pemutus atau dicissoir. Sumpah yang oleh hakim karena jabatannya, diperintahkan kepada salah satu pihak untuk menambah pembuktian yang dianggapnya kurang meyakinkan, yang disebut sumpah tambahan atau suppletoir.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11304 DAMPAK REPUTASI UNDERWRITER TERHADAP UNERPRICING PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING 2022-02-14T14:54:36+07:00 Enika Diana Batubara enikadiana84@gmail.com <p>Dalam proses <em>go public</em> sebelum di perdagangkan di pasar sekunder, saham terlebih dahulu di jual ke pasar primer atau yang sering disebut sebagai pasar perdana. Penawaran saham secara perdana ke publik melalui pasar perdana ini dikenal dengan istilah <em>initial public offering</em>. Penawaran umum saham perdana merupakan kegiatan penawaran efek yang pertama kali dilakukan oleh perusahaan (emiten) dalam rangka menjual sahamnya kepada masyarakat di pasar modal. Harga saham perdana ditentukan berdasarkan kesepakatan antara perusahaan (emiten) dengan <em>Underwriter</em> (penjamin emisi), sedangkan harga di pasar sekunder ditentukan oleh mekanisme pasar (permintaan dan penawaran). Jika penentuan harga pada saat <em>initial public </em><em>o</em><em>ffering</em> lebih rendah dibandingkan dengan harga yang terjadi di pasar sekunder di hari pertama maka akan terjadi <em>Underpricing</em>. Di dalam kegiatan penawaran umum perdana terdapat suatu fenomena menarik yang disebut dengan <em>Underpricing</em>. Fenomena <em>Underpricing</em> merupakan gejala-gejala umum yang terjadi pada saat perusahaan melakukan penawaran umum saham perdana di pasar modal, dimana harga saham yang ditawarkan pada pasar perdana lebih rendah dibandingkan dengan harga saham setelah diperdagangkan di pasar sekunder. Namun faktor-faktor yang menyebabkan <em>Underpricing</em> ini&nbsp; berbeda-beda di setiap pasar modal.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11305 ANALISIS MATERI TATA BAHASA DALAM BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA 2022-02-14T15:16:15+07:00 henilia henilia henilia87@yahoo.co.id <p>Pada tahun 2008, pemerintah mulai meluncurkan Buku Sekolah Elektronik (BSE) untuk mendukung ketersediaan buku ajar yang murah dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model penyampaian materi tata bahasa, cakupan materi tata bahasa, dan kesesuaian materi tata bahasa. Buku ajar merupakan salah satu bahan ajar tertulis yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menghasilkan tiga simpulan. Pertama, model penyampaian materi tata bahasa ada dua model, yaitu pendekatan deduktif dan pendekatan induktif. Pendekatan deduktif digunakan pada materi fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Pendekatan induktif digunakan pada materi morfologi, sintaksis, dan semantik. Kedua, cakupan materi tata bahasa dalam BSE Bahasa Indonesia SMA terdiri dari materi fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Fonologi dibagi menjadi satu submateri, yaitu membedakan fonem bahasa Indonesia. Morfologi dibagi menjadi lima submateri, yaitu afiksasi, reduplikasi, proses pemajemukan, mengidentifikasi proses morfologis, serta kata dan penggunaannya. Sintaksis dibagi menjadi tiga submateri, yaitu frasa, klausa, dan kalimat. Semantik dibagi menjadi dua submateri, yaitu jenis-jenis semantik serta perubahan dan pergeseran makna. Ketiga, kesesuaian materi tata bahasa dengan kurikulum</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11306 PENGARUH SISTEM OTORISASI TRANSAKSI KEUANGAN DAN LINGKUNGAN PENGENDALIAN TERHADAP PENGENDALIAN INTREN PERSEDIAAN PADA PT. LESTARI ABADI 2022-02-14T15:22:49+07:00 Joko Prayogi jackoyogie@gmail.com <p>Sistem otorisasi transaksi berpengaruh terhadap pengendalian <em>intern</em> karena kegiatan ini memberikan verifikasi dan persetujuan tambahan terhadap transaksi keuangan sehingga mengurangi kemungkinan kecurangan. Pengendalian <em>intern </em>melalui sistem otorisasi transaksi pada perusahaan dapat dicapai antara lain dengan melakukan pemisahan fungsi bagian-bagian yang terkait dalam perusahaan, prosedur pemberian wewenang, prosedur dokumentasi, prosedur dan catatan akuntansi, pengawasan fisik serta adanya pemeriksaan <em>intern</em> secara bebas. Tujuan utama pemisahan fungsi adalah untuk menghindari dan pengawasan segera atas kesalahan atau ketidakberesan. Pengendalian <em>intern</em> merupakan suatu proses yang dipengaruhi oleh pemilik perusahaan, manajemen, dan seluruh karyawan, yang dirancang untuk mendapat keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan dalam hal-hal seperti keandalan pelaporan keuangan, efektifitas dan efisiensi operasi. Lingkungan pengendalian berpengaruh terhadap pengendalian <em>intern</em> perusahaan karena perusahaan perlu menciptakan keadaan yang mendukung pengendalian <em>intern</em> itu sendiri seperti pembuatan dokumen dan prosedur yang mempersulit dilakukannya kecurangan. Dokumentasi yang layak penting untuk menciptakan sistem pengendalian akuntansi yang efektif. Dokumentasi memberi dasar penetapan tanggung jawab untuk pelaksanaan dan pencatatan akuntansi. Selain itu, diperlukan catatan akuntansi agar dapat disiapkan catatan-catatan akuntansi yang teliti secara cepat dan data akuntansi dapat dilaporkan kepada pihak yang menggunakan secara tepat waktu. Walaupun demikian, prosedur pengawasan fisik tetap harus dilakukan seperti melakukan <em>cash count</em>, <em>stock</em> <em>opname </em>dan kegiatan pengawasan lainnya.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11307 PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA BANK MANDIRI Tbk CABANG USU MEDAN 2022-02-14T15:28:21+07:00 Poppy Fristy poppyfristy@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh pengembangan karier pegawai terhadap motivasi kerja pegawai pada Bank Mandiri Tbk. Cabang USU Medan. Pada dasarnya perusahaan bukan saja mengharapkan karyawan yang “mampu, cakap dan terampil”, tetapi yang terpenting karyawan mau bekerja dengan giat dan memiiki motivasi untuk mencapai hasil kerja yang optimal. Pentingnya motivasi karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan dan mendukung perilaku manusia supaya mau bekeerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Motivasi semakin penting karena manajer membagikan pekerjaan pada bawahannya untuk di kerjakan dengan baik dan terintegrasi kepada tujuan yang di inginkan. Mtivasi adalah pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja seseorang, agar mereka mau bekerjasama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya upaya untuk meningkatkan kepuasan</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11308 PENGGUNAAN KALIMAT IMPERATIF OLEH DOSEN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA 2022-02-14T15:32:37+07:00 rostina rostina rostina.saragih1@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah Mampu mendeskripsikan klasifikasi kalimat imperatif oleh dosen dan mampu mendeskripsikan bentuk kalimat imperatif oleh dosen. Objek penelitian ini adalah kalimat imperatif oleh dosen dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia. Sumber data pada penelitian ini adalah tuturan dosen yang mengajar. Penelitian ini dilakukan dengan teknik rekam, simak dan teknik catat. Penelitian ini menggunakan metode padan referensial, yaitu metode yang alat penentunya diluar, terlepas, dan tidak menjadi bagian dari bahasa yang bersangkutan. Hasil penelitian ini menunjukkan klasifikasi kalimat imperatif dan bentuk kalimat imperatif dalam kegiatan pembelajaran bahasa indonesia. Klasifikasi kalimat imperatif berbahasa oleh dosen ditemukan, (1) penggunaan kata nah, jadi, dan perhatikan pada kalimat imperatif permintaan, (2) penggunaan kata silahkan (EYD = silakan) pada kalimat imperatif pemberian izin, (3) kalimat imperatif ajakan menggunaan kata nah, jadi, dan maka diikuti penekanan penutur kata kita pada kalimat. Bentuk kalimat imperatif berbahasa dalam penelitian ini berjumlah 46, diantaranya 2 kalimat imperatif biasa, 15 kalimat imperatif permintaan, 4 kalimat imperatif pemberian izin, 13 kalimat imperatif ajakan, dan 12 kalimat imperatif suruha</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11309 ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA DALAM SEBUAH PUISI 2022-02-14T15:40:38+07:00 henilia henilia henilia87@yahoo.co.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa pada puisi, sehingga dapat diketahui gaya bahasa paling dominan yang digunakan beserta karakteristik penggunaan gaya bahasa pada sebuah&nbsp; puisi. Penelitian difokuskan pada gaya bahasa dalam sebuah puisi. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi untuk mengumpulkan data. Data dianalisis dengan teknik analisis semantik. Keabsahan data diperoleh melalui validitas semantik dan reliabilitas intrareter dan interater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat 38 gaya bahasa yang digunakan pada puisi, dengan gaya bahasa yang paling mendominasi adalah personifikasi, erotesis, anafora, simile, dan anadiplosis, (2) karakteristik gaya bahasa pada puisi siswa tergantung dari pemilihan tema, masalah, dan isi yang siswa ingin utarakan. Isi puisi siswa berupa kejadian yang dialami sendiri, melihat sekitar, berbekal latar belakang pengetahuan, tren masa kini, dan ungkapan hati yang sesungguhnya, (3) Gaya bahasa yang mendominasi tema egoik-psikologis antara lain simile, gaya bahasa repetisi, litotes, erotesis, dan personifikasi. Gaya bahasa pada puisi bertema social-cinta kasih antara lain berupa satire, hiperbola, gaya bahasa repetisi, dan erotesis. Gaya bahasa yang mendominasi tema social-alam adalah personifikasi dan gaya bahasa perulangan, sedangkan gaya bahasa satire, ironi, sinisme, sarkasme terkadang muncul untuk melakukan kritik sosial. Gaya bahasa yang sering muncul pada tema ketuhanankeyakinan adalah epitet, parabel, erotesis, dan gaya bahasa repetisi. Gaya bahasa yang sering muncul pada tema ketuhanan-religiositas adalah erotesis, gaya bahasa repetisi, dan litotes.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11311 PENGARUH GAYA HIDUP DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DI KOTA MEDAN 2022-02-15T12:48:30+07:00 Hesti Sabrina athayazhafira123@gmail.com Eka Dewi Setia Tarigan aprilsiitepu@ymail.com Amrin Mulia Utama Nasution amrinmuliautama@gmail.com Tohap Parulian tparuliansihombing@gmail.com <p>Peningkatan populasi manusia yang terus berkembang pesat membawa dampak terhadap lingkungan yang memicu pemanasan global, hal ini menyebabkan sebagian besar konsumen yang peduli dengan ekosistem lingkungan berupaya untuk melakukan pembelian produk-produk yang ramah lingkungan guna mendukung keberlanjuan bisnis dan lingkungan yang tetap terpelihara. Penelitian ini dilakukan terhadap 100 orang konsumen di kota Medan yang memiliki perilaku gaya hidup ramah lingkungan dan yang memiliki pengetahuan akan pentingnya perilaku ramah lingkungan yang pernah melakukan pembelian produk ramah lingkungan.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11312 PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN MELALUI BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 2022-02-15T14:10:28+07:00 Rahmadany Rahmadany rahmadany993@gmail.com Yusriana Yusriana yusriana321@gmail.com <p>Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) sebagaimana disebutkan dalam UndangUndang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) yang dibentuk oleh pemerintah, adalah badan yang bertugas menangani dan menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha. Pembentukan BPSK ini ditujukan untuk mengatasi liku-liku proses pengadilan yang cenderung lama, formal dan berbelit-belit dengan jalan alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan berdasarkan asas cepat, sederhana dan biaya murah. Metode pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yang mengungkapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori- teori hukum yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen sangat perlu diperhatikan dan dilaksanakan sebagaimana yg diatur dalam UUPK. BPSK merupakan suatu lembaga khusus yang dibentuk dan diatur dalam UUPK, yang tugas utamanya adalah menyelesaikan sengketa atau perselisaihan antara konsumen dengan pelaku usaha.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11313 TINJAUAN HUKUM CORPORATE SOCIAL RESPOSIBILITY (CSR) MENURUT UNDANG -UNDANG NO. 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS 2022-02-15T14:27:16+07:00 Nufaris Elisa nufariselisa5@gmail.com Rahmadany Rahmadany rahmadany993@gmail.com <p>Perseroan Terbatas dalam menjalankan tugasnya harus berinteraksi dengan berbagai komponen yang terkait dengannya. Secara umum ada dua komponen yang terlibat dalam kegiatan Perseroan Terbatas, dua komponen itu kita kenal dengan <em>shareholder</em> dan <em>stakeholder</em>. <em>Shareholder</em> adalah komponen yang terkait dengan internal Perseroan Terbatas, yang dalam hal ini dikenal dengan para pemegang saham sedangkan yang dimaksud dengan <em>Stakholder</em> adalah semua pihak diluar para pemegang saham yang terkait dengan kegiatan Perseroan Terbatas. Peranan dari komponen <em>stakholder </em>sangat menentukan kelangsungan hidup&nbsp; perseroan Terbatas. Keberadaan sebuah Perseroan Terbatas di sebuah lingkungan Masyarakat harus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang bersangkutan. Metode pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yang mengungkapkan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan teori- teori hukum yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manfaat dari Aktivitas <em>Corproate Social Responcibility</em> <em>(CSR)</em> yaitu memperkuat kerekatan sosial bukan hanya tercipta untuk perusahaan sendiri atau masyarakat sendiri, tetapi juga untuk hubungan antara perusahaan dengan masyarakat. Selain masyarakat mendapat manfaat dan perusahaan juga mendapat manfaat hubungan antara keduanya semakin baik, dan ini berimbas pada munculnya bentuk-bentuk kerjasama baru.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11314 PENGARUH WAKTU PEMBERIAN EM-4 PADA BERBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculantum Mill) 2022-02-15T14:57:06+07:00 Eliakim Purba Purba eliakimsilangit@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian <em>EM-4</em>, media tanam, serta interaksi dari keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Penelitan&nbsp; &nbsp;ini&nbsp; &nbsp;bertempat&nbsp; &nbsp;di&nbsp; &nbsp;kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Amir Hamzah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang dengan ketinggian tempat 25 meter diatas permukaan laut (m dpl). Waktu penelitian mulai dari bulan September sampai dengan Desember 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor waktu aplikasi <em>EM-4 </em>dengan notasi (W) terdiri dari 3 (tiga) taraf yaitu : W1 (satu minggu sebelum penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali), W2&nbsp; (bersamaan dengan penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali) dan W3&nbsp; (satu minggu setelah penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali). Faktor media tanam dengan notasi (M) terdiri terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu : M1 (Top soil), M2 (Top soil + Pupuk kandang sapi + Pasir = 1:2:2), M3 (Top soil + Pupuk kandang sapi + Cocopeat = 1:2:2) dan M4 (Top soil + Pupuk kandang sapi + Arang sekam = 1:2:2). Untuk menggambarkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat maka dilakukan pengamatan dengan parameter meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman, berat buah per plot dan produksi per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aplikasi <em>EM-4 </em>berpengaruh nyata terhadap jumlah buah per tanaman, berat buah per plot dan produksi per hektar. Perlakuan waktu aplikasi <em>EM-4 </em>terbaik ditemukan pada perlakuan satu minggu sebelum penanaman selanjutnya interval 7 hari sekali (W1). Berbagai media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman. Tomat umur 15 HST dan jumlah buah per tanaman, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HST, berat buah per plot dan produksi per hektar. Perlakuan terbaik ditemukan pada media tanam top soil + pupuk kandang sapi + pasir dengan perbandingan 1:2:2 (M2).</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11315 PENGARUH UMUR DAN JUMLAH BIBIT PER LUBANG TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza sativa L.) 2022-02-15T15:36:06+07:00 Wiwik Yunidawati wiwikunham@gmail.com Try Koryati atikmarno@yahoo.co.id <p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh umur dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi sawah serta interaksi yang dimunculkan dari kedua perlakuan tersebut. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu : Faktor &nbsp;umur bibit (U) yang terdiri dari 3 taraf yaitu U1 (Umur pindah 15 hari setelah semai), U2 (Umur pindah 20 hari setelah semai), U3&nbsp; (Umur pindah 25 hari setelah semai). Faktor jumlah bibit per lubang tanam (J) terdiri dari 3 taraf yaitu : J1 (Jumlah bibit 1 batang/lubang), J2 (Jumlah bibit&nbsp;2&nbsp; &nbsp;batang/lubang), J3 (Jumlah bibit 3&nbsp;batang/lubang). Parameter dalam penelitian ini adalah, tinggi tanaman, jumlah anakan perumpun, jumlah anakan produktif, jumlah malai per rumpun, produksi gabah per plot dan berat 1000 butir biji. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan umur bibit&nbsp; berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 2, 4 MST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 2, 4 6 MST, jumlah malai per rumpun, jumlah anakan produktif, dan berat gabah per plot. Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan umur pindah tanam 15 HSS (U1). Perlakuan &nbsp;jumlah &nbsp;bibit &nbsp;per &nbsp;lubang &nbsp;tanam &nbsp;berpengaruh &nbsp;sangat &nbsp;nyata terhadap tinggi tanaman umur 2 dan 4 MST, jumlah anakan produktif, berat gabah per plot dan berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 2 dan 4 MST. Perlakuan jumlah bibit per lubang tanam terbaik ditemukan pada perlakuan jumlah bibit 1/lubang tanam (J1). Interaksi umur pindah tanam&nbsp; &nbsp;dan jumlah bibit&nbsp; &nbsp;per lubang tanam berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil padi yang baik disarankan menggunakan padi umur 15 hari setelah semai dan jumlah bibit 1 /lubang tanam.</p> 2022-02-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11318 UPAYA PENANGGULANGAN TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH PEGAWAI NEGERI SIPIL 2022-02-17T11:56:15+07:00 deliani deliani deliani59@gmail.com Nufaris Elisa nufariseisa5@gmail.com <p>Korupsi dapat dikatakan sebagai perbuatan dengan maksud untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu badan hukum, yang langsung maupun tidak langsung merugikan keuangan negara atau daerah atau keuangan suatu badan yang menerima bantuan keuangan negara, serta perekonomian negara yang mana perbuatan tersebut yang dilakukan dengan menyalahgunakan jabatan/wewenang yang ada padanya. Mengingat peran dan kedudukan pegawai negeri yang terpenting sebagaimana diuraikan di atas, maka tidaklah berlebihan bahwa dalam diri pegawai negeri itu terdapat potensi untuk menyalahgunakan kedudukannya atau kekuasaannya. dalam Pasal 413 KUHPidana, “pegawai negeri” atau “orang lain yang diwajibkan untuk seterusnya atau sementara waktu menjalankan jabatan umum” <em>(de ambtenaar of ander met eenigen open baren dienst voortdurend of tijkdelijk belast persoon)</em> dalam Pasal 415, 416 dan 417 KUHPidana (yang semuanya menjadi delik korupsi menurut Pasal 1 ayat (1) sub c Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam hal pertanggungjawaban pegawai negeri yang melakukan tindak pidana korupsi dapat dikatakan bahwa pegawai negeri merupakan manusia yang merupakan subyek hukum, maka dalam pertanggungjawabannya dapat dilihat dari kemampuan untuk bertanggungjawab.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11319 PENGARU PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANING) TERHADAP NILAI PERUASAHAAN (FIRM VALUE) PADA PERUSAHAAN SEKTOR NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2013-2015 2022-02-17T15:58:34+07:00 Arief Hidayat Tumanggor ariefhidayattumanggor.medan1985@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perencanaan pajak (<em>tax planning</em>) terhadap nilai perusahaan (<em>firm value</em>) pada perusahaan sektor non keuangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan ukuran perusahaan, <em>tangability of assets, leverage, firm age </em>dan <em>dividend </em>sebagai variabel control. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur dengan Tobin’s Q sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2013 sampai dengan 2015. Hasil pengujian menujukkan bahwa perencanaan pajak tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Begitu juga dengan variabel <em>tangability of assets, leverage, firm age </em>dan <em>dividend </em>tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan sedangkan variabel ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11320 PENGARUH EPS, PER DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP LDR PADA BANK SWASTA YANG TERDAFTAR DI BEI 2016-2020 2022-02-17T16:05:41+07:00 nursidin nursidin muhammadnursidin@dharmawangsa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis apakah <em>Earning Per Share, Price Earning Ratio, </em>Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh signifikan terhadap<em> Loan to Deposit Ratio </em>Pada Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020.</p> <p>Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka atau bilangan. Sumber data berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari <a href="http://www.idx.co.id"><em>www.idx.co.id</em></a> &nbsp;untuk memperoleh laporan keuangan Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan Bank Swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020 sebanyak 23 perusahaan. Sampel penelitian ini berjumlah 75 laporan keuangan yang berasal dari 15 Bank Swasta yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2016-2020. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil analisis memberikan persamaan <strong><em>Loan to Deposit Ratio</em> = 0,984 + 0,000 <em>Earning Per Share</em> – 0,001 <em>Price Earning Ratio</em> – 0,116 Biaya Operasional Pendapatan Operasional</strong><strong> <sub>&nbsp;</sub></strong><strong>+</strong> <strong>e.</strong>Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel tidak terdapat pengaruh tetapi signifikan <em>Earning Per Share </em>terhadap <em>Loan to Deposit Ratio </em>dengan nilai nilai t<sub>hitung </sub>&lt; t<sub>tabel&nbsp;&nbsp; </sub>yaitu -3,211 &lt; 1,993 dengan nilai signifikan &lt; 0,05 yaitu 0,002 &lt; 0,05, maka hipotesis 1 (pertama) pada penelitian ini dapat diterima. Hasil analisis menunjukkan secara parsial variabel tidak terdapat pengaruh dan tidak signifikan <em>Price Earning Ratio </em>terhadap <em>Loan to Deposit Ratio </em>dengan nilai t<sub>hitung </sub>&gt; t<sub>tabel </sub>yaitu -1,515 &gt; 1,993 dengan nilai signifikan &gt; 0,05 yaitu 0,134 &gt; 0,05, maka hipotesis 2 (kedua) pada penelitian ini ditolak.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11321 PENGUKURAN EFEKTIVITAS OPERASIONALISASI MANAJEMEN PADA PT. KARYA LESTARI MEDAN 2022-02-17T16:09:54+07:00 Siti Asyraini Siti Asyraini asyra.panggabean@yahoo.com <p>Pada dasarnya manajemen yang baik merupakan perantara antara pimpinan organisasi dengan setiap manajernya. Sebagai manajer yang baik harus dituntut mengetahui rencana kebijaksanaan, aktivitas, program kerja dan rencana-rencana usaha suatu organisasi atau perusahaan berdasarkan keadaan, harapan-harapan, keinginan-keinginan sebagai sasarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan operasionalisasi sudah berjalan efektif pada PT. Karya Lestari Medan. Untuk jenis data yang digunakan adalah jenis data kuantitatif yaitu&nbsp; berupa daftar kehadiran pegawai, dan data lainnya yang berkaitan dengan kebijakan operasionalisasi manajemen. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu untuk melihat pengaruh dengan menggunakan rumus analisis regresi sederhana . Hasil analisis skripsi menunjukan bahwa PT. Karya Lestari Medan menempatkan manajemen sebagai bagian integral dari perusahaan dengan kedudukan langsung dibawah pimpinan perusahaan yaitu pada setiap masing-masing bagian / devisi. Kedudukan pada posisi ini memberikan keleluasaan dan wewenang penuh bagi manajer untuk mengambil kebijakan-kebijakan penting yang dianggap mampu mengatasi dan menyelesaikan masalah-masalah di dalam preusan. Manajemen PT. Karya Lestari Medan memiliki peranan penting di dalam melaksanakan aktivitas pokok yang ada diperusahaan mulai dari mengevaluasi , mengidentifikasi dan merencanakan serta melaksanakan kegiatan manajemen untuk meningkatkan efektivitas operasionalisasi di dalam perusahaan. Kegiatan operasionalisasi manajemen harus dilaksanakan perusahaan terdiri dari sebagai tenpat konsultan bagi pegawai yang sedang menghadapi masalah, wakil dari perusahaan untuk mengkomunikasikan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan dan peraturan yang diambil perusahaan dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat yang ada disekitar perusahaan melalui komunikasi dan interaksi serta dukungan yang diberikan perusahaan dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11322 TINJAUAN HUKUM TERHADAP PEMBATALAN PERKAWINAN AKIBAT PEMALSUAN IDENTITAS 2022-02-17T16:12:11+07:00 Janner Damanik drsjannerdamanik@gmail.com <p>Hasil penelitian mengenai pemalsuan identitas dilakukan oleh calon mempelai yaitu memalsukan identitas, memalsukan surat kematian dan menikah tanpa adanya ijin dari Pengadilan Agama dan persetujuan dari istri. Adapun mengenai bagaimana pertimbangan-pertimbangan hakim dalam mengabulkan Permohonan Pembatalan Perkawinan yaitu pelaksanaan perkawinan antara Salijo dengan Termohon menggunakan informasi atau keterangan palsu yaitu mengenai keadaan Pemohon yang telah meninggal dunia dan perkawinan tersebut tidak disertai persetujuan dari istri pertama serta ijin dari Pengadilan Agama. Penulis menyadari keterbatasan kemampuan penulis dalam menyelesaikan penulisan hukum ini. Namun, penulis berharap dengan apa yang penulis berikan dalam penulisan hukum ini dapat bermanfaat bagi diri pribadi penulis dan seluruh pembaca. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis empiris, spesifikasi penelitian yaitu deskripsi analitis, pengumpulsn data diperoleh melalui data primer dengan menggunakan teknik wawancara bebas terpimpin, dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, metode analisis data menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terjadinya pemalsuan identitas dalam perkawinan terjadi karena adanya kartu identitas ganda yang dimiliki oleh Tergugat, selain itu adanya kelalaian dari pejabat berwenang yang membuat dokumen seperti kartu identitas, surat keterangan pindah dan kartu keluarga. Sedangkan Akibat hukum terhadap anak yang dilahirkan dalam perkawinan itu adalah tetap sah sebagai anak kandung dari suami isteri tersebut. Akibat hukum terhadap harta kekayaan perkawinan yaitu harta bersama adalah dianggap tidak pernah ada. Akibat hukum terhadap pihak ketiga adalah suami isteri tetap memiliki kewajiban untuk melakukan perbuatan hukum yang dilakukan terhadap pihak ketiga pada saat perkawinan meskipun perkawinan tersebut dibatalkan.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11323 Analisis Perkawinan Campuran Dan Akibat Hukumnya 2022-02-17T16:17:31+07:00 Atika Sandra Dewi ikasandradewi1203@gmail.com Isdiana Syafitri isdi2673@gmail.com <p>&nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkawinan campuran antar Warga Negara Indonesia dengan Warga Negara Asing menurut Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (UUP) dalam perspektif Hukum Perdata Internasional (HPI). Penelitian hukum ini menggunakan jenis penelitian normatif yang memanfaatkan bahan hukum primer, sekunder dan tertier dalam pengkajiannya. Pengumpulan bahan menggunakan studi literatur. Berdasarkan penelitian bahwa perkawinan warganegara yang berbeda kewarganegaraan , maka hukum yang berlaku bagi mereka juga berlainan. Undang-Undang Perkawinan tidak mengatur dengan tegas mengenai akibat hukum yang timbul dari perkawinan campuran. Ketentuan yang mengatur mengenai akibat hukumnya &nbsp;adalah Pasal 62 yang mengatur &nbsp;bahwa kedudukan anak dari perkawinan campuran diatur sesuai dengan Pasal 59 ayat (1) dimana kewarganegaraan yang diperoleh menentukan hukum yang berlaku. UU&nbsp; No.12&nbsp; Tahun&nbsp; 2006&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; memberikan perlindungan bagi perempuan yang menikah dengan Warga Negara Asing dan anak-anak&nbsp;&nbsp; dari hasil perkawinan campuran dan telah menghapus aturan kewarganegaraan yang bersifat diskriminatif.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11324 PENGARUH PENJUALAN, BIAYA PERASIONAL DAN PERPUTARAN TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN CONSUMER GOOD YANG TERDAFTAR DI BEI 2016-2020 2022-02-17T16:25:34+07:00 MHD HAFIZ AKBAR NASUTION mhafisakbar@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Penjualan berpengaruh terhadap Laba Bersih pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020, mengetahui apakah Biaya Operasional berpengaruh terhadap Laba Bersih pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020, mengetahui apakah Perputaran Piutang berpengaruh terhadap Laba Bersih pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020, mengetahui apakah Penjualan, Biaya Operasional dan Perputaran Piutang berpengaruh terhadap Laba Bersih pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka. Sumber data pada penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020 sebanyak 46 perusahaan. Sampel penelitian dalam penelitian ini sebanyak 25 perusahaan dengan kriteria tertentu. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11325 ASPEK HUKUM JOINT VENTURE DALAM PENANAMAN MODAL ASING PADA SEKTOR PERINDUSTRIAN DI INDONESIA 2022-02-21T10:33:33+07:00 Isdiana Syafitri isdi2673@gmail.com Atika Sandra dewi ikasandradewi1203@gmail.com <p>Modal asing saat ini masih sangat diperlukan guna memacu laju perkembangan ekonomi sebagai modal pelengkap. Namun jika mungkin tidak lagi dibutuhkan dalam bentuk apapun, yakni apabila Indonesia sudah bisa swasembada di bidang permodalan investasi, teknologi, dan manajemen, tetapi dalam kerangka ekonomi global, kerja sama (joint venture) antara lain dunia usaha domestic dan asing akan memainkan peranan yang lebih penting. Hal ini terjadi, meskipun dalam rangka penanaman modal asing pada saat ini, ketentuan joint venture bukanlah bersifat imperative (karena memang Indonesia sangat membutuhkan modal untuk pembangunan ekonomi). Salah satu usaha untuk menghindarkan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan joint venture yang dituju, ialah mengadakan pengawasan yang terarah terhadap pelaksanaan rencana pendirian perusahaan setiap pelaksanaan rencana mendirikan suatu usaha joint venture membutuhkan suatu jadwal waktu pelaksanaan serta Checking List dari tahap-tahap serta tugas-tugas yang harus dilaksanakan.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11326 PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN DANA PIHAK KETIGA TERHADAP JUMLAH PENYAURAN KREDIT PADA BANK UMUM SWASTA YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2016-2020 2022-02-24T15:27:22+07:00 sariyanto sariyanto keluarga3366@gmail.com Nova Yesyca Naipospos novayesyca@gmail.com Vince Ariany vinceariyany76@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>Loan to Deposit Ratio</em> dan Dana Pihak Ketiga terhadap jumlah penyaluran kredit pada bank umum swasta nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka atau bilangan. Sumber data berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari perusahaan, jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan <em>Loan to Deposit Ratio</em>, Dana Pihak Ketiga dan jumlah penyaluran kredit. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 23 perusahaan. Dari populasi, dipilih 50 sampel yang berasal dari 10 perusahaan selama 5 periode yaitu 2016-2020 (total 50 sampel). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>Loan to Deposit Ratio</em> dan Dana Pihak Ketiga berpengaruh signifikan terhadap jumlah penyaluran kredit pada bank umum swasta nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020 berdasarkan hasil uji secara simultan yaitu nilai F<sub>hitung</sub> 21953.555 &lt; F<sub>tabel</sub> 2.81 dan nilai signifikan sebesar 0.000 &lt; 0.05. Berarti H3 diterima. Hasil penelitian ini didukung oleh nilai <em>R Square</em> (R<sup>2</sup>) adalah sebesar 0.999 berarti <em>Loan to Deposit Ratio</em>dan Dana Pihak Ketiga dapat menjelaskan jumlah penyaluran kredit sebesar 99,9% dan sisanya 0,01% dipengaruhi oleh variabel lain di luar dari penelitian ini seperti <em>Capital Adequancy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM)</em>, Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11327 PENGARUH ROE, EPS DAN CURRENT RATIO TERHADAP PRICE EARNING RATIO PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2016-2020 2022-02-24T15:31:19+07:00 Yenni Ramadhani yenniramadhani0@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>Return On Equity, Earning Per Share</em> dan<em> Current Asset</em> terhadap <em>Price Earning Ratio </em>pada Perusahaan Properti dan <em>Real Estate</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020.Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dan sumber data merupakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah pada Perusahaan Properti dan <em>Real Estate</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan jumlah populasi sebanyak 48 perusahaan. Dengan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>, diperoleh sebanyak 27 perusahaan selama 5 periode yaitu periode 2013-2017 yang berjumlah 135 sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.</p> <p>Hasil analisis regresi linear berganda dalam penelitian ini adalah <strong><em>Price Earning Ratio </em>= - 0873 - 0.376 <em>Return On Equity</em> - 0,34 <em>Earning Per Share</em> - 0,144 <em>Current Ratio</em> + e. </strong>Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa <em>Return On Equity</em> tidak berpengaruh dan signifikan terhadap <em>Price Earning Ratio</em> nilai t<sub>hitung </sub>&lt; t<sub>tabel </sub>yaitu - 4,120 &lt; 1,97810 dan nilai signifikan&nbsp; &lt; 0,05 yaitu 0,00&nbsp; &lt; 0,05, berarti H<sub>1</sub> diterima. <em>Earning Per Share</em> tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap <em>Price Earning Ratio</em> dengan nilai t<sub>hitung </sub>&lt; t<sub>tabel </sub>yaitu -0,650 &lt; 2,05183 dan nilai signifikan &gt; 0,05 yaitu 0,517 &gt; 0,05, berarti H<sub>2</sub> ditolak. <em>Current Ratio </em>tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap <em>Price Earning Ratio</em> dengan nilai t<sub>hitung </sub>&lt; t<sub>tabel </sub>yaitu -1,823 &gt; 1,97810 dan nilai signifikan &gt; 0,05 yaitu 0,71&nbsp; &gt; 0,05, berarti H<sub>3</sub> ditolak. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa <em>Return On Equity, Earning Per Share </em>dan<em> Current Ratio</em> berpengaruh signifikan terhadap <em>Price Earning Ratio</em> dengan nilai F<sub>hitung</sub> &gt; F<sub>tabel</sub> yaitu 13,524 &gt; 2,67 dan nilai signifikan &lt; 0,05 yaitu 0,000 &lt; 0,05, berarti H<sub>4</sub> diterima. Koefisien determinasi (<em>Adjusted R Square</em>) sebesar 0,236 atau 23,6% yang berarti sebesar 23,6% variabel <em>Price Earning Ratio </em>dapat dijelaskan oleh variabel <em>Return On Equity, Earning Per Share </em>dan <em>Current Ratio</em>.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11328 PERSPEKTIF HUKUM JUAL BELI ONLINE DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM 2022-02-24T15:34:55+07:00 Putri Ramadhani putri.unham14@gmail.com <p>Data penelitian dihimpun dari data kepustakaan melalui kajian dan memahami secara cermat hal-hal yang dianggap penting berkaitan dengan transaksi jual beli dengan sistem online. Selanjutnya dianalisis dengan metode penelitian deskriptif analisis dengan menggunakan tehnik deduktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktek transaksi jual beli dengan sistem online merupakan proses pertukaran dan distribusi informasi antara dua pihak di dalam satu perusahaan online dengan menggunakan internet dengan cara melakukan browsing pada situs-situs perusahaan yang ada, memilih suatu produk, menayakan harga, membuat suatu penawaran, sepakat untuk melakukan pembayaran, mengecek indentitas dan validitas mekanisme pembayaran, penyerahan barang oleh penjual dan penerimaan oleh pembeli. Sistem jual beli online (e-commerce) dalam konteks hukum islam diperbolehkan karena dalam sistem jual beli ini tidak mengandung unsur penipuan, barang yang dijual sesuai dengan informasi yang telah ada pada website yang disediakan oleh penjual. Dan sistem jual beli online ini sama dengan sistem jual beli salam karena sudah memenuhi syarat dan rukun dalam jual beli salam yaitu barang hanya dilihat dan disebut ciri-cirinya saja, serta sama ada yang bertanggung jawab atas barang yang dijual, adanya ketentuan harga yang telah disepakati dengan membayar terlebih dahulu sebelum menerima barang. Dari kesimpulan di atas, penulis menyarankan hendaknya para pakar hukum dan alim ulama’ memperhatikan dan mengkaji lebih mendalam serta lebih mendasar mengenai hukum transaksi jual beli dengan sistem online, tujuannya agar tidak terjadi kesimpangsiuran mengenai status hukum jual beli dengan sistem online menurut hukum Islam dan mengurangi tampak negatif dalam jual beli media internet ini yang nantinya dapat mengurangi konsumen.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11331 OPTIMISASI HEURISTIK TERHADAP JARINGAN KOMPLEKS 2022-03-02T15:51:58+07:00 Devi Maiya Sari Nasution devimayasari_nst@yahoo.co.id Hariyati Lubis devimaiyasari_nst@yahoo.co.id Rika Permata Sari Siregar devimaiyasari_nst@yahoo.co.id Muhammad Zarlis devimayasari_nst@yahoo.co.id Syahril Efendi devimayasari_nst@yahoo.co.id <p>Penelitian ini mengusulkan sebuah solusi matematika untuk masalah optimasi dengan melihat optimisasi heuristic terhadap jaringan kompleks. Optimisasi Heuristik yang diterapkan adalah Algoritma <em>Ant Colony Optimization (ACO)</em>. Algoritma yang diadopsi dari perilaku koloni semut. Secara alamiah koloni semut mampu menemukan rute terpendek dalam perjalanan dari sarang ke tempat tempat sumber makanan. Koloni semuat dapat menemukan rute terpendek antara sarang dan sumber makanannya berdasarkan jejak kaki pada lintasan yang telah dilewati. Semakin banyak semut yang melewati suatu lintasan, maka akan semakin jelas bekas jejak kakinya. Algoritma <em>Ant Colony Optimization (ACO) </em>sangat tepat digunakan untuk diterapkan dalam penyelesaian masalah optimisasi, salah satunya adalah menentukan jalur terpendek yang diarahkan kedalam graf lengkap.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11332 PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. XL. AXIATA MEDAN 2022-03-02T16:00:46+07:00 Dewi Budhiartini Budhidewi12@gmail.com <p>Peningkatan kinerja karyawan dalam perusahaan ditandai dari hasil kerja dan prestasi kerja yang dicapai. Peningkatan kinerja karyawan dalam perusahaan akan tercapai apabila perusahaan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), memberikan motivasi kepada para karyawan dalam upaya mengembangkan segala kemampuan dan skill dalam bentuk pendidikan, latihan, pemberian insentif, penggunaan fasilitas kerja yang lengkap dan modern, sampai dengan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif. Hal tersebut diatas akan dapat memacu semangat para karyawan sehingga pencapaian kinerja yang baik sesuai dengan harapan perusahaan dapat direalisasikan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap peningkatan&nbsp;&nbsp; kinerja karyawan di PT.XL AXIATA Medan. Untuk mengetahui hambatan yang dijumpai dalam melaksanakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap peningkatan&nbsp;&nbsp; kinerja karyawan di PT.XL AXIATA Medan.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11338 TINJAUAN HUKUM TERHADAP PENANGGULANGAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 2004 2022-03-06T13:43:54+07:00 Muhammad Akbar mhdakbar377@yahoo.com M.Hendra Pratama Ginting m.hendrapratama26@gmail.com <p>Dari hasil penelitian ini maka diperoleh beberapa faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Dan tiga macam tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga, yaitu kekerasan fisik, psikis dan seksual. Rumah tangga seharusnya menjadi tempat atau wadah berlindung bagi seluruh anggota keluarga. Akan tetapi realitanya, justru banyak rumah tangga menjadi tempat penderitaan dan penyiksaan, seperti adanya berbagai bentuk kekerasan fisik yang justru terjadi di rumah tangga termasuk pemerkosaan, pemukulan pada istri dan penyiksaan anak-anak <em>(child abuse)</em>. Selain itu, kekerasan juga banyak dialami perempuan adalah bentuk pemukulan dan serangan non fisik <em>(domestic violence)</em>. Untuk merumuskan suatu perbuatan kejahatan secara hukum, apabila memenuhi criteria Pertama, kejahatan adalah suatu tindakan yang disengaja. Kedua, kejahatan merupakan pelanggaran hukum pidana. Ketiga, tindak kejahatan itu dilakukan tanpa adanya suami pembelaan atau pembenaran yang diakui secara hukum. Keempat, pelaku diancam oleh Negara sebagai suatu kejahatan/ pelanggaran. Untuk itu diatur undang-undang yang mengatur perlindungan perempuan dalam Pasal 1 Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, bahwa yang dimaksud dengan perlindungan adalah segala upaya yang ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada korban yang dilakukan oleh pihak keluarga, advokat, lembaga sosial, kepolisian, kejaksaan, pengadilan atau pihak lainnya baik sementara maupun berdasarkan penetapan pengadilan.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11341 PENGARUH DEBT RATIO, LABA BERSIH DAN HARGA SAHAM TERHADAP KEBIJAKAN DEVIDEN PADA PERUSAHAAN PERDAGANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2017-2021 2022-03-07T09:15:46+07:00 Joko Prayogi jackoyogie@gmail.com <p>Persaingan perusahaan terutama hal memperoleh keuntungan sehingga perusahaan dapat membagikan dividen tunai bagi para investor. Melalui hal tersebut dapat dilihat bahwa dividen termasuk alasan investor ingin menanamkan dananya pada perusahaan. Para investor umumnya menginginkan pembagian dividen yang relatif stabil. Umumnya investor dalam penerimaan dividen lebih menginginkan perusahaan melakukan pembayaran dividen dalam bentuk tunai, hal ini dikarenakan pembayaran dividen dalam bentuk tunai akan mengurangi risiko ketidakpastian dalam melaksanakan aktivitas investasi pada suatu perusahaan. &nbsp;Di dalam dunia perekonomian, perusahaan sebagai pelaku ekonomi selalu dituntut agar dapat berkembang dan tumbuh guna menjaga kelangsungan hidup perusahaan dan memenangkan persaingan. Perusahaan memiliki laba bersih yang tinggi dapat membagikan dividen lebih stabil dibandingkan perusahaan yang memiliki laba bersih yang rendah. Perusahaan yang membayarkan dividen kepada para pemegang saham dipengaruhi juga dari tingkat laba bersih yang dimiliki perusahaan. Kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar dividen sehingga laba bersih merupakan faktor penentu terhadap dividen. Meningkatnya laba bersih yang dicapai oleh suatu perusahaan akan meningkatkan harapan investor untuk memperoleh pendapatan dividen yang tinggi. Laba bersih perusahaan pertama akan digunakan untuk memenuhi kewajiban perusahaan, yang selanjutnya sisa laba bersih perusahaan akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham atau laba bersih akan ditahan perusahaan sebagai laba ditahan tergantung kebijakan dari perusahaan.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/11343 PENGARUH REGULASI DIRI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PRODI AKUNTANSI UNIVERSITAS AMIR HAMZAH MEDAN 2022-03-08T14:11:50+07:00 Khairunnida khairunnida khairunnidamsi@gmail.com <p>Dalam akuntansi diharapkan mahasiswa memperoleh hasil belajar yang tinggi dan baik.Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya regulasi diri dan kebiasaan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh regulasi diri dan kebiasaan belajar dapat meningkatkan hasil belajar terutama pada mata kuliah sistem informasi akuntansi mahasiwa program studi akuntansi di Universitas Amir Hamzah Medan.Penelitian menggunakan metode <em>ex post facto</em>. Populasi dan sampel dalam penelitian adalah mahasiswa Program studi akuntansi 2020 A, 2020 B, 2019 A dan 2019 B dengan sampel 118 mahasiwa. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan interview.Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda dengan berbantuan aplikasi SPSS <em>versi 22</em>. Berdasarkan analisa data, hasil uji t regulasi diri (0,00372 &lt; 0,05) dan kebiasaan belajar (0,000 &lt; 0,05) dan hasil uji F sebesar 29,5074 dengan nilai probabilitas (sig) = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi diri dan kebiasaan belajar berpengaruh secara simultan terhadap hasil belajar sistem informasi akuntansi mahasiswa Program studi Akuntansi UNHAM. Sedangkan secara parsial tidak berpengaruh terhadap hasil belajar sistem informasi akuntansi &nbsp;mahasiswa Program studi Akuntansi Universitas Amir Hamzah Medan.</p> 2022-02-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan)