Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol <p>Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), kajian ilmiah tentang dunia pendidikan dengan scope bunga rampai pada pembahasan pendidikan, Manajemen,&nbsp; Manajemen Bisnis dan Manajemen Informatika dengan pendekatan yang lebih mengacu pada manajemennya</p> en-US info@polgan.ac.id (Surya Hendraputra) surya_hendra_putra@yahoo.com (Surya Hendraputra) Wed, 10 Mar 2021 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN DI PROPINSI SUMATERA UTARA https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10949 <p><em>Tourism Product Knowledge is regarding the general knowledge of all regions in Indonesia which includes the location of the region / geography, climate, history, politics, culture, and particularly object - attractions and facilities and attractions which support it. In this study, entitled Factors Affecting Total tourist arrivals in Sumut Province Year Period 2014 -2019. The purpose of this study was to determine the number of rooms and the dollar exchange rate partially and simultaneously inuence the number of tourist arrivals in Sumut, in order to obtain a result the number of hotel rooms inuential not evident partially on the number of tourists visiting the province of Sumut, because t smaller than t table or -1.651 &lt;1.761 while the dollar exchange rate has a signicant effect on the number of tourists visiting the province of Sumut, because t is greater than t table or 2.236&gt; 1.740 and Total Room and the US dollar exchange rate simultaneously or together of the number of tourists visiting Sumut Province since F count&gt; F table or 13.288&gt; 3.59. The magnitude of the effect of independent variables on the dependent variable simultaneously can be known from the value of the coefcient of determination (R2) is equal to 0.639. This means that both variables jointly contribute to or inuence amounted to 63.9 percent of the number of tourists visiting the province of Sumut, while the remaining 36.1 percent is inuenced by other variables that are not described in the model, such as safety, service, facilities.</em></p> Enita Rosmika Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10949 Fri, 12 Mar 2021 00:00:00 +0700 ASPEK HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA SECARA MEDIASI TERHADAP KONFLIK ANTARA NASABAH DENGAN PIHAK BANK https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10958 <p>Penambahan cabang-cabang Bank dan pelayanan bank telah telah menjangkau sektor pedesaan dan masyarakat didorong untuk membuka rekening sekecil apapun. Dalam rangka menarik minat nasabah untuk menyimpan dana dalam bank, beberapa bank mengadkan undian , menawarkan hadiah-hadiah, mempromosikan iklan-iklan yang lihai , menawarkan bunga dan biaya-biaya yang lebih menarik. Kegiatan penghimpunan dana bagi bank pada masyarakat itu meliputi transaksi-transaksi dalam pemberian kredit , pemanfaatan sarana –sarana dan fasilitas bank seperti penyediaan kartu kredit, ATM, surat-surat berharga dan lain-lain. Dari pemaparan diatas , maka jelaslah bahwa kedudukan bank adalah sebagai lembaga yang berhubungan erat dengan masyarakat dan mempunyai hubungan intermediasi dengan masyarakat itu sendiri. Dalam perspektif Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen yang telah diatur dalam pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen yang mengatur mengenai hak dan kewajiban konsumen , baik perjanjian simpanan maupun perjanjian kredit, kedudukan nasabah bank merupakan konsumen yang harus memperoleh perlindungan hukum. Perlindungan hukum bagi nasabah bank seharusnya sudah dilakukan pada tahap pra-perjanjian sampai dengan pelaksanaan perjanjian . Ketika hubungan hukun antar Bank dengan nasabah mulai tercipta, maka sejak itu terbuka kemungkinan sengketa antara pihak . Penyelesaian sengketa antar pihak tersebut dapat dilakukan melalui proses litigasi dan non litigasi.</p> Deliani Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10958 Mon, 08 Mar 2021 00:00:00 +0700 BEBERAPA GEJALA BAHASA DALAM BAHASA INDONESIA https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10959 <p>Bahasa adalah alat komunikasi yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Penguasaan terhadap suatu bahasa bukanlah merupakan warisan atau turunan melainkan sesuatu yang diperoleh dari kebiasaan dalam kehidupan. Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup dan berkembang ejalan dengan perkembangan dengan masyarkat Indonesia (pemakai bahasa). Sehubungan dengan perkembangan itulah kita jumpai gejala yang timbul diantaranya perubahan bentuk kata maupun perubahan arti kata, perubahan-perubahan ini ada yang sudah diterima dan ada yang belum diterima sebagai bahasa yang umum. Gejala bahasa ini adalah salah satu faktor yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Gejala bahasa yang dibicarakan adalah gejala bahasa hiperkorek, gejala bahasa pleonasme, gejala bahasa kontaminasi, gejala bahasa protesis, gejala bahasa epentesis. Masing-masing gejala bahasa tampaknya mempunyai khusus secara sendiri-sendiri. Pengetahuan gejala bahasa dapat menunjang sikap serta pengertian yang wajar terhadap bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tidak mengenal gejala concord. Peran positif dalam gejala bahasa adalah menyumbangkan sejumlah bentuk yang menambah khazanah kata dalam bahasa Indonesia yaitu gejala bahasa adaptasi, peranan negative secara umum memberi gambaran bahwa gejala bahasa Indonesia menunjukkan bentuk-bentuk yang salah atau destandarisasi yaitu gejala bahasa hiperkorek, gejala bahasa kontaminasi, dan gejala bahasa pleonasme.</p> Henilia Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10959 Mon, 08 Mar 2021 00:00:00 +0700 PEMBINAAN DAN PENYULUHAN BAHASA INDONESIA https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10960 <p>Pusat bahasa selalu mengadakan pembinaan serta penyuluhan bahasa ke berbagai instansi pemerintah dan swasta di berbagai daerah. Penyuluhan itu bisa dilakukan secara langsung (bersemuka) atau secara tidak langsung (melalui media massa). Adapun tujuan pembinaan serta penyuluhan merupakan suatu upaya untuk mempengaruhi masyarakat agar masyrakat menerima&nbsp; hasil-hasil pengembangan bahasa. Sikap bangga terhadap bahasa Indonesia perlu terus ditanamkan dalam setiap dada masyarakat Indonesia, sebab bahasa Indonesia telah terbukti ikut ambil dalam mempersatukan bangsa ini. Pada saatnya nanti bahasa Indonesia benar-benar akan menjadi jatidiri bangsa yang dapat dibanggakan. Oleh sebab itu, pembinaan serta penyuluhan bahasa Indonesia merupakan salah satu usaha dalam pengembangan bahasa perlu lebih lagi ditingkatkan.</p> ROSTINA Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10960 Mon, 08 Mar 2021 00:00:00 +0700 PENGARUH PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10961 <p>Untuk mengetahui pengelolaan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan pengetahuan tentang analisis perkembangan beberapa indikator makro ekonomi seperti pengangguran, tingkat Inflasi, dan pertumbuhan penduduk. Dimana Peningkatan pengangguran, tingkat Inflasi dan pertumbuhan penduduk ini dapat menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. pertumbuhan penduduk dan Inflasi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi karena pertumbuhan penduduk dengan kapasitas baik akan meningkatkan jumlah produksi dan penyerapan akan hasil produksi juga akan meningkat seiring banyaknya jumlah penduduk yang ada. Sehingga perputaran ekonomi akan berjalan dengan lancar dengan tujuan pertumbuhan ekonomi menjadi tidak terhambat. Pertumbuhan penduduk adalah sebuah proses keseimbangan yang dinamis antara komponen kependudukan yang dapat menambah dan mengurangi jumlah penduduk. Pertumbuhan Ekonomi terutama pertumbuhan ekonomi wilayah adalah pertambahan pendapatan masyarakat secara keseluruhan yang terjadi di wilayah tersebut, yaitu kenaikan seluruh nilai tambah (<em>added value</em>) yang terjadi.</p> Azulaidin Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10961 Mon, 08 Mar 2021 00:00:00 +0700 Pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10963 <p>Keberhasilan organisasi tergantung pada kinerja karyawan sebagai sumber daya manusia yang merupakan elemen penting dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan sebuah perusahaan. Kinerja karyawan dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain <em>Organizational Citizenship Behavior</em> (OCB) dan kepuasan kerja. OCB merupakan perilaku karyawan di luar tugas yang tercantum pada deskripsi pekerjaannya. Lima dimensi OCB adalah <em>altruism,</em> <em>conscuentiousness</em>, s<em>portmanship, courtessy</em>, dan c<em>ivic virtue. </em>Kepuasan kerja merupakan keadaan emosi seseorang yang menyenangkan atas hasil pencapaian karya, lingkungan kerja, maupun kehidupan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh OCB dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Responden penelitian adalah karyawan PT. Pillaren Medan. Teknik pengambilan sampel adalah <em>stratified random sampling</em>. Pengembangan model menggunakan pemodelan struktural. Pengolahan data menggunakan <em>Partial Least Square</em> (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCB berpengaruh positif signifikan baik terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Makin tinggi kepuasan kerja akan meningkatkan kinerja karyawan. Kepuasan kerja memediasi sebagian <em>(partly mediation</em>) hubungan antara OCB dengan kinerja karyawan.</p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong>: kepuasan kerja, kinerja karyawan, <em>organizational citizenship behavior (</em>OCB<em>)</em>.</p> Anwar Anwar Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10963 Tue, 09 Mar 2021 00:00:00 +0700 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB REWORK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI DI KOTA MEDAN https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10966 <p>Pekerjaan kontruksi yang terjadi di lapangan tidak selalu sesuai dengan rencananya. Penyimpangan sering ditemukan pada pekerjaan <em>finishing</em>, karena dalam pengerjaannya membutuhkan ketelitian dan kerapian. Akibat penyimpangan ini maka pekerjaan harus dilakukan ulang atau <em>rework</em> karena tidak sesuai dengan rencana kualitas mutu perusahaan dan tidak diterima oleh konsumen. Faktor yang dapat menyebabkan <em>rework </em>antara lain faktor desain, manajerial dan sumber daya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh faktor desain, manajerial dan sumber daya terhadap <em>rework</em> dan mengetahui dan menganalisis faktor penyebab <em>rework </em>pada pekerjaan konstruksi. Penelitian ini merupakan penelitian statistik deskriptif dan sifat penelitian merupakan deskriptif asosiatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan studi dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Leprim Globalindo Utama, CV. Bintang Multi Graha dan PT. Citra Anugrah Teknika yang berjumlah 67 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda dan uji beda ANOVA dengan menggunakan <em>software </em>spss 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor desain, manajerial dan sumber daya secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>rework </em>dengan koefisien determinasi (R<sup>2</sup>) 0,675 atau 67,5%. Secara parsial faktor desain yang terdiri dari kesalahan desain, perubahan desain, desain tidak jelas dan pengaplikasian desain di lapangan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap <em>rework</em>, sedangkan faktor manajerial yang terdiri dari buruknya alur informasi, kurangnya pengawasan, jadwal kerja yang padat dan <em>teamwork</em> yang tidak solid secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>rework.</em> Sumber daya&nbsp; yang terdiri dari pertimbangan yang salah di lapangan, kurangnya pengalaman pekerja dan bekerja tidak sesuai prosedur secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>rework</em>. Hasil uji beda menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pada faktor desain, manajerial dan sumber daya yang menyebabkan terjadinya <em>rework </em>pada pekerjaan kontruksi.</p> Luthfa Arini Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10966 Mon, 08 Mar 2021 00:00:00 +0700 MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN SENI TARI https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10967 <p>Model pembelajaran interaktif adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional, untuk membuat siswa belajar aktif, yang menekankan pada penyediaan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui: (1) Pelaksanaan pembelajaran seni tari di SMP Bina Sejahtera, (2) Faktor penghambat dan pendukung yang dihadapi dalam model pembelajaran Interaktif Kelompok pada Mata Pelajaran Seni Tari di Bina Sejahtera. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan fokus penelitian pelaksanaan model pembelajaran Interaktif Kelompok pada mata pelajaran seni tari di Bina Sejahtera. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara mereduksi, penyajian data dan menyimpulkan semua informasi secara benar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tari dimulai dengan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Hasil pembelajaran dapat dilihat dari segi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pembelajaran Interaktif kelompok mempunyai faktor penghambat dan pendukung. Saran dalam penelitian ini yaitu motivasi siswa dalam pembelajaran Seni Tari lebih ditingkatkan supaya siswa putra tidak ada lagi yang beranggapakan menari hanya untuk siswa putri, dan pembelajarn lainnya di Bina Sejahtera sebaiknya menggunakan model pembelajaran interaktif kelompok.</p> Hilma Mitalia Shalihat Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10967 Tue, 09 Mar 2021 00:00:00 +0700 ANALISIS LOYALITAS PELANGGAN DITINJAU DARI FAKTOR KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN PELANGGAN PADA BENGKEL SEPEDA MOTOR AHASS 2192 https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10968 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Kepercayaan dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan pada Bengkel Sepeda Motor AHASS 2192 Medan.Jenis penelitian ini adalah asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan pada Bengkel Sepeda Motor Ahass 2192 Medan sebanyak 150 pelanggan dengan menggunakan teknik rumus slovin, maka jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 responden diambil dari sebagian populasi. Berdasarkan hasil uji t dapat dilihat bahwa thitung pada variabel kepercayaan dan kepuasan sebesar berpengaruh terhadap variabel loyalitas secara parsial.Berdasarkan hasil uji F maka menunjukan kepercayaan dan kepuasan secara serempak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas. Nilai Adjusted R Square yang diperoleh sebesar 0,451 atau 45,1%. loyalitas dapat dijelaskan oleh kepercayaan dan kepuasan. Sisanya sebesar 54,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini</p> Putra Chairy Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10968 Wed, 10 Mar 2021 00:00:00 +0700 PERANAN TENAGA PEMASARAN DALAM MENCARI PANGSA PASAR UNTUK MEMPERLUAS DAERAH PADA DANAMON SIMPAN PINJAM https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10969 <p>Fokus perbankan yang universal, diimplementasikan pada tahun 2003 menentukan arah ekspansi bisnis Danamon kedepan. Pada akhir 2004, Danamon telah melengkapi rangkaian segmen usahanya, mulai dari mass market, perbankan komersial dan UKM, perbankan ritel, bisnis kartu kredit, perbankan syariah, perbankan koperasi,pasar modal dan lembaga keuangan, serta Adira Finance Adapun yang menjadi rumusan masalah adalah:&nbsp; “<em>seberapa besar peranan tenaga pemasaran dalam mencari pangsa pasar dalam memperluas daerah pemasaran di Danamon Simpan Pinjam”. </em>Tenaga pejualan merupakan ujung tombak mata rantai dan ratusan ribu produsen skala kecil., menengah dan besar disetiap negara didunia ini.Peranan tenaga pemasaran dalam pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan dapat dilihat dalam pencapaian keuntungan usaha perusahaan. Keberhasilan pencapaian tujuan yang telah direncanakan dan harga penjualan yang telah direncanakan dan harga penjualan yang telah ditentukan.Hasil penelitian ini menyatakan baahwa Tenaga pemasaran ternyata merupakan metode promosi yang lebih baik dibandingkan dengan cara promosi lainnya jika perusahaan harus senantiasa berhubungan dengan pelangganya dan memelihara hubungan dengan pelanggan. penyediaan tenaga pemasaran yang handal dan dapat bertahan lama pada perusahaan dalam upaya untuk terus meningkatkan penjualan.</p> Dewi Budhiartini Copyright (c) 2021 Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan) https://jurnal.polgan.ac.id/index.php/juripol/article/view/10969 Wed, 10 Mar 2021 00:00:00 +0700