Pemasaran berdasarkan Pengalaman, Citra Merek dan Loyalitas Merek pada Kopi Kenangan di Surabaya

Authors

DOI:

10.33395/remik.v7i3.12652

Keywords:

pemasaran berdasarkan pengalaman, citra merek, loyalitas, merek, kopi kenangan

Abstract

Sejak dulu masyarakat Indonesia menyukai kopi, biasanya dulu disukai oleh orang tua kita sembari di dituangkan dengan menggunakan tatakan gelasnya dan kemudian dihirup kopinya, biasanya di minum di rumah atau warung kopi. Mengonsumsi kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Pemasaran saat ini lebih menantang dari sebelumnya karena media yang terfragmentasi, konsumen yang cerdas dan terartikulasi, dan munculnya konsumen yang berpikiran bebas. Pemasaran berdasarkan pengalaman tidak diragukan lagi telah menjadi tren di kalangan dunia bisnis. Saat ini, citra merek (Brand Image) suatu perusahaan merupakan salah satu aset terpenting yang tidak hanya membangun keunggulan kompetitif tetapi juga membantu perusahaan tetap berada di benak pelanggannya dan menghasilkan kesetiaan pelanggan terhadap perusahaan. Bagi Kopi Kenangan, mereka tidak hanya menjual kopi, tetapi juga rasa emosional dan rasa memiliki memori yang tidak ingin dilupakan. Kopi Kenangan berharap dapat menginspirasi, menghormati, berinvestasi, dan mendukung karyawannya untuk menciptakan tempat kerja yang penuh semangat, kesenangan, dan energi untuk menarik, mendidik, dan mempertahankan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pemasaran berdasarkan pengalaman, citra merek dan loyalitas merek. Di era ekonomi pengalaman, Starbucks telah mencapai kesuksesan pemasaran berdasarkan pengalaman yang luar biasa dan telah menjadi juru bicara pemasaran berdasarkan pengalaman juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pemasaran berdasarkan pengalaman, citra merek dan loyalitas merek di Kopi Kenangan. Dengan menggunakan SEM dengan 200 sampel yang valid dari empat store di Surabaya, temuan empiris menunjukkan bahwa dua dari tiga hipotesis penelitian didukung, di mana H1 tidak didukung. Artinya, pemasaran berdasarkan pengalaman dan citra merek secara signifikan mempengaruhi loyalitas merek, sedangkan pemasaran berdasarkan pengalaman tidak diharapkan mempengaruhi loyalitas merek. Temuan ini berarti bahwa pemasaran berdasarkan pengalaman tidak lagi menjadi faktor eksklusif untuk loyalitas merek. Bagi Kopi Kenangan harus memperkuat persepsi konsumen terhadap citra mereknya untuk menciptakan loyalitas pelanggan.

GS Cited Analysis

Downloads

How to Cite

Bustomi, M. ., Yanti, R. ., & Resmawa, I. N. (2023). Pemasaran berdasarkan Pengalaman, Citra Merek dan Loyalitas Merek pada Kopi Kenangan di Surabaya. REMIK: Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 7(3), 1336-1348. https://doi.org/10.33395/remik.v7i3.12652