PENGARUH BIAYA PEMASARAN DAN AVERAGE COLLACTION PERIOD TERHADAP PERJUALAN STABILIZER DI CV AGUNG JAYA
DOI:
10.33395/juripol.v4i2.11107Keywords:
Biaya Pemasaran, Average Collaction Period, Penjualan.Abstract
Penjualan merupakan proses dimana pembeli dan penjual mendapatkan kebutuhan yang mereka inginkan melalui pertukaran informasi dan kepentingan. Penjualan secara kredit memiliki keunggulan dalam meningkatkan penjualan di perusahaan dikarenakan pada umumnya konsumen lebih tertarik membeli produk tersebut apabila perusahaan memberikan fasilitas penjualan secara kredit kepada konsumen. Akan tetapi penjualan secara kredit memiliki resiko yang tinggi dikarenakan adanya kemungkinan piutang usaha yang tidak akan tertagih. Perusahaan sebelum memutuskan melakukan penjualan kredit, maka hal yang harus diperhatikan adalah memperhitungkan mengenai jumlah dana yang diinvestasikan dalam piutang, syarat penjualan dan pembayaran yang diinginkan, kemungkinan kerugian piutang (piutang tak tertagih), biaya-biaya yang akan timbul dalam menangani piutang dan kemampuan konsumen dalam melunasi hutang tersebut dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.