Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia

Authors

  • Muana Nanga Universitas Pradita Serpong Tangerang
  • Adrianus Kabubu Hudang Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

DOI:

10.33395/jmp.v12i2.13201

Keywords:

Desentralisasi Fiskal, Indonesia, Model Regresi Berganda, Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah menganalisis dampak dari desentralisasi fiskal terhadap partumbuhan ekonomi daerah di Indonesia. Desentralisasi fiskal yang telah dilakukan Indonesia selama ini diharapkan telah membawa dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk mengetahui sejauh mana dampak desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tersebut, dilakukan penelitian dengan menggunakan data time series(1985-2014) dan dianalisis dengan menggunalan model regresi berganda (multiple regression model) dan diestimasi dengan metode ordinary least squares (OLS). Hasil estimasi menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal terbukti memiliki dampak yang positip atau ekspansif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, desentralisasi fiskal ternyata cenderung berdampak negatip atau kontraktif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

GS Cited Analysis

Downloads

How to Cite

Nanga, M., & Hudang, A. K. (2023). Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia. Jurnal Minfo Polgan, 12(2), 2206-2217. https://doi.org/10.33395/jmp.v12i2.13201