Komunikasi Inovasi Destinasi Wisata sebagai Strategi Pemasaran Desa Wisata

Studi Kasus di Desa Wisata Wae Lolos, Kec. Sano Nggoang, Kab. Manggarai Barat, NTT

Authors

  • Yulius Rudi Haryatno Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan Karanganyar

DOI:

10.33395/jmp.v13i1.14067

Keywords:

Komunikasi Inovasi, Destinasi wisata, Desa wisata, Strategi Pemasaran Destinasi

Abstract

Pengembangan desa wisata beberapa tahun terakhir di tanah air begitu marak. Salah satu wilayah yang sedang menggenjot pengembangan desa wisata adalah Labuan Bajo. Dari beberapa desa yang ada di sana, Desa Wisata Wae Lolos menjadi sorotan, sebab sejak ditentukan sebagai desa wisata pada tahun 2021, perkembangan wisata desanya begitu cepat. Pada tahun 2024 Desa Wisata Wae Lolos sudah masuk dalam kategori Desa Wisata Maju. Lantas, Bagaimana strategi pemasaran destinasi desa wisata di Desa Wae Lolos? Penelitian ini berkontribusi untuk menjadi salah satu referensi, baik dalam penelitian lanjutan maupun dalam praktik pengembangan destinasi wisata desa di tengah gencarnya fokus pembangunan desa wisata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Data dikumpul melalui wawancara, observasi langsung baik di Desa Wisata Lolos, maupun di media sosial wisata wae lolos dan akun penggerak wisata Wae Lolos yang konsisten memposting aktivitas wisata di Desa Wisata Wae Lolos. Hasil penelitian ini menunjukan, penggerak pariwisata Desa Wae Lolos berhasil mengembangkan inovasi destinasi serta strategi komunikasi pemasaran destinasi.

GS Cited Analysis

Downloads

How to Cite

Haryatno, Y. R. (2024). Komunikasi Inovasi Destinasi Wisata sebagai Strategi Pemasaran Desa Wisata : Studi Kasus di Desa Wisata Wae Lolos, Kec. Sano Nggoang, Kab. Manggarai Barat, NTT. Jurnal Minfo Polgan, 13(1), 1292-1301. https://doi.org/10.33395/jmp.v13i1.14067