Stabilitas Tanah Gambut dengan Tanah Non Organik dan Semen di Kabupaten Seruyan
DOI:
10.33395/jmp.v15i1.15997Keywords:
CBR; Bearing Capacity; Cement; Peat Soil; Non-Organic Soil.Abstract
Provinsi Kalimantan Tengah memiliki luas total sekitar 15. 344. 300 hektar, di mana lahan gambutnya mencakup 2. 556. 283 hektar, yang setara dengan 16,6% dari keseluruhan luas provinsi. Berdasarkan informasi ini, salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah yang memiliki lahan gambut adalah Kabupaten Seruyan, dengan luas lahan gambutnya mencapai 333. 156 hektar. Dari jumlah tersebut, terdapat 37. 337 hektar lahan gambut yang sangat dangkal dan 248. 642 hektar lahan gambut yang dangkal. Tanah Gambut merupakan salah satu tipe tanah yang kerap kali menjadi permasalahan dalam pelaksanaan konstruksi karena memiliki kemampuan dukung yang rendah. Salah satu indikator penting untuk menilai kekuatan tanah dalam pembangunan infrastruktur gedung, jalan maupun jembatan adalah nilai daya dukung tanah yang dikenal dengan California Bearing Ratio (CBR). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tanah gambut melalui penguatan dengan menambahkan material non organik serta semen. Perbandingan komposisi tanah gambut dengan non organik 30% dan 70%, dengan campuran semen 0%, 3%, 6%, 9% pengujian tanah di lakukan dengan uji sifat fisik dan mekanis tanah. Dari hasi penelitian yang di lakukan di laboratorium didapatkan nilai CBR tanah gambut dengan penambahan tanah non organik dan semen 0 % di dapatkan nilai CBR nya sebesar 6,52%. Dari penambahan semen 3%, 6%, dan 9% mendapatkan nilai CBR tanah nya yaitu 12,37 %, 13,19%, dan 14,21%. Sehingga berdasarkan dari penelitian yang dilakukan maka dapat di simpulkan bahwa tanah gambut dengan adanya penambahan tanah non organik dan semen dapat menikngkat nilai CBR dari tanah gambut tersebut.
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andrianus Saputra, Budi Tjahjono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










