Peningkatan Akuntabilitas Pembayaran Retribusi Pemotongan Kurban pada Acara Adat Toraja Utara Menggunakan QR Code
DOI:
10.33395/jmp.v15i1.16049Keywords:
Black-box, Digitalisasi, QR Code, Retribusi, Toraja UtaraAbstract
Penelitian ini memperkenalkan pendekatan inovatif dalam pengelolaan retribusi pemotongan kurban pada pelaksanaan upacara adat di Toraja Utara melalui pengembangan sistem pembayaran digital berbasis QR Code. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya berfokus pada transaksi digital secara umum, penelitian ini secara khusus mengakomodasi kompleksitas sosial, budaya, serta administrasi yang melekat pada praktik adat. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi platform pembayaran digital dengan basis data retribusi, sehingga mampu meningkatkan transparansi dan akurasi pencatatan, sekaligus mendukung pelestarian tata kelola adat melalui inovasi teknologi modern. Sistem dikembangkan menggunakan metodologi Agile, dan pengujian fungsional melalui metode black-box menunjukkan kinerja 100% tanpa kesalahan pada seluruh fitur utama, meliputi pemindaian QR Code, pemrosesan transaksi, serta pembuatan bukti pembayaran resmi. Evaluasi kepuasan pengguna dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan responden yang terdiri dari pemangku adat dan pelaksana retribusi, memperoleh skor sebesar 87% yang tergolong dalam kategori usability sangat baik (excellent). Kontribusi utama penelitian ini adalah menghasilkan model digitalisasi pembayaran retribusi yang bersifat replikatif, sehingga dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan keuangan berbasis komunitas serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelestarian warisan budaya.
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nugra Tasik Allo, Gidion Aryo Nugraha Pongdatu, Ade Lisa Matasik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










