Pengelompokan Produk Pestisida Berdasarkan Pola Konsumsi Retailer Menggunakan Algoritma HAC dan K-Medoids
DOI:
10.33395/jmp.v15i2.16127Keywords:
Clustering;, Consumption Patterns;, Pesticide;, Hierarchical Agglomerative Clustering (HAC);, K-Medoids;Abstract
Sektor pertanian sangat bergantung pada efektivitas input produksi pestisida, namun CV. Aneka Jaya Tunas Agro saat ini menghadapi tantangan operasional karena pengambilan keputusan distribusi yang cenderung subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan pola konsumsi retailer guna menghasilkan insight strategis dalam manajemen stok dan optimalisasi distribusi. Dataset yang digunakan merupakan transaksi penjualan tahun 2023–2024 yang dibersihkan menjadi 1.488 data valid dan diagregasi menjadi 134 profil retailer. Menggunakan metodologi Knowledge Discovery in Databases (KDD), dilakukan perbandingan performa antara algoritma Hierarchical Agglomerative Clustering (HAC) dengan metode Ward dan K-Medoids (PAM) menggunakan metrik Silhouette Score dan Davies-Bouldin Index (DBI). Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma HAC memiliki performa lebih unggul dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,5195 dan DBI sebesar 0,7207, dibandingkan K-Medoids yang menghasilkan Silhouette Score 0,2914 dan DBI 1,2987. Berdasarkan hasil klasterisasi, retailer dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu retailer besar (10 unit), retailer menengah (51 unit), dan retailer kecil (73 unit), yang masing-masing diberikan rekomendasi strategi bisnis spesifik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa algoritma HAC lebih efektif dalam memetakan pola konsumsi retailer untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven).
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dinda Anantya, Yohanni Syahra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










