Analisis Spasial-Temporal Klorofil-a Sepanjang Tahun 2024 di Perairan Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Jenike Gracelya Noke Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Mitha Rabhiyatul Nufus Politeknik Pertanian Negeri Kupang
  • Rosalia Silaban Politeknik Pertanian Negeri Kupang

DOI:

10.33395/remik.v9i4.15594

Keywords:

Klorofil-a, Suhu Permukaan Laut, Upwelling, GCOM-C, Google Earth Engine

Abstract

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu Perairan Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati. Perairan terluas di NTT adalah Laut Sawu yang merupakan Segitiga Terumbu Karang. Perairan ini memiliki sebaran terumbu karang yang luas dan potensi ikan yang melimpah. Besarnya jumlah potensi ikan tersebut tidak terlepas dari keberadaan fitoplankton yang mengandung klorofil-a) atau dikenal dengan fenomena upwelling. Fenomena upwelling dapat dilihat melalui teknologi penginderaan jauh dengan memanfaatkan citra JAXA/GCOM-C/LV3. Pada penelitian ini, peneliti ingin menganalisis sebaran klorofil sepanjang tahun 2024 di perairan NTT dengan menggunakan Google Earth Engine. Dari hasil analisis data klorofil yang ada pada tahun 2024, menunjukkan bahwa bulan Juni-September memiliki kandungan klorofil yang tinggi. Juni merupakan bulan pertama memiliki kandungan klorofil yang tinggi dan september merupakan puncaknya. Dari penelitian ini peneliti berharap dapat dikembangkan menjadi sistem informasi upwelling secara real time sehingga memberikan rekomendasi perairan yang kaya kandungan klorofil yang bermanfaat bagi nelayan.

GS Cited Analysis

Downloads

How to Cite

Noke, J. G., Nufus, M. R., & Silaban, R. (2025). Analisis Spasial-Temporal Klorofil-a Sepanjang Tahun 2024 di Perairan Nusa Tenggara Timur. REMIK: Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 9(4), 1451-1456. https://doi.org/10.33395/remik.v9i4.15594