Analisis Peramalan Penjualan pada Minuman Kekinian Tea Story di Lamongan
DOI:
10.33395/remik.v10i3.16501Keywords:
peramalan penjualan, penjualan, Exponential smoothing, Minuman kekinian, Tea Story, LamonganAbstract
Dalam dunia bisnis, konsumen merupakan faktor penentu keberlangsungan perusahaan sehingga diperlukan peramalan permintaan sebagai dasar perencanaan persediaan. Tea Story merupakan usaha penjualan minuman cup teh yang mengalami fluktuasi penjualan signifikan dengan total penjualan 44.277 cup selama periode Agustus 2024 – Januari 2026, dengan penjualan tertinggi 5.351 cup pada Oktober dan terendah 1.754 cup pada Januari. Penelitian terdahulu umumnya hanya membandingkan beberapa metode peramalan dan belum banyak diterapkan pada UMKM dengan pola permintaan yang fluktuatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menentukan metode peramalan penjualan cup teh original yang paling akurat untuk mendukung perencanaan stok. Data yang digunakan berupa data penjualan selama 18 bulan dan dianalisis menggunakan Naïve Method, Moving Average (MA-3 dan MA-4), Weighted Moving Average (WMA-3 dan WMA-4), Exponential Smoothing (α = 0,99), serta Linear Regression (Least Square). Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan beberapa metode peramalan pada data penjualan UMKM yang berfluktuasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Exponential Smooting (α = 0,99) menghasilkan tingkat kesalahan peramalan terendah dibandingkan metode lainnya, dengan hasil peramalan periode ke-19 sebesar 1.784 cup. Temuan ini menunjukkan bahwa Exponential Smoothing layak digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan persediaan pada UMKM minuman dengan pola permintaan yang fluktuatif.
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Risma indra febrianti, Roudlotul Badi'ah, Didik Puji Wahyono, Mu'ah Mu'ah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










